Pada Oktober 2024, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pattimura melaksanakan kegiatan Kuliah Dosen Tamu di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dili (UNDIL), Timor Leste. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi kerja sama akademik antara kedua institusi yang sebelumnya telah dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Pelaksanaan kuliah tamu ini menjadi wujud nyata komitmen kedua fakultas dalam memperkuat jejaring akademik kawasan serta mendorong pertukaran pengetahuan lintas negara yang relevan bagi pengembangan ilmu sosial dan administrasi publik.
Kegiatan berlangsung di kampus Universitas Dili dengan dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan FISIP UNDIL, serta sejumlah dosen yang ikut berpartisipasi dalam sesi akademik. Kelas yang diselenggarakan dirancang untuk memberikan perspektif komparatif mengenai pengelolaan pemerintahan daerah dan dinamika kebijakan publik, khususnya di wilayah kepulauan. Melalui kuliah tamu ini, tim FISIP Unpatti menyampaikan materi mengenai tata kelola pemerintahan daerah, pelayanan publik dalam konteks geografis kepulauan, serta tantangan dan peluang kebijakan publik di masyarakat Maluku sebagai salah satu wilayah dengan karakter sosial budaya yang kompleks.
Materi disusun secara komprehensif dengan menekankan relevansi pengalaman Indonesia, terutama Maluku, sebagai bahan pembelajaran bagi Timor Leste yang juga memiliki karakteristik wilayah kepulauan. Dalam penyampaiannya, tim dosen menjelaskan bagaimana model pelayanan publik dapat diadaptasi untuk menjawab tantangan keterbatasan infrastruktur, kondisi geografis yang tersebar, serta kebutuhan masyarakat yang beragam. Pendekatan ini memberikan gambaran nyata bagi mahasiswa UNDIL mengenai bagaimana sebuah kebijakan publik dirancang, diimplementasikan, dan dievaluasi dalam situasi kepulauan yang memerlukan kreativitas, kolaborasi, serta tata kelola yang responsif.
Antusiasme mahasiswa UNDIL terlihat jelas sejak dimulainya sesi pemaparan materi. Berbagai pertanyaan muncul secara beruntun, mencerminkan ketertarikan mereka terhadap perspektif baru yang disajikan. Pertanyaan mahasiswa banyak berkisar pada perbandingan antara kebijakan pemerintahan daerah di Indonesia dan Timor Leste, strategi penguatan pelayanan pemerintahan desa, serta pendekatan efektivitas pembangunan pada pulau-pulau kecil. Diskusi berlangsung intens, terbuka, dan penuh semangat, menunjukkan bahwa kuliah tamu ini memberikan ruang dialog akademik yang memperkaya pemahaman mahasiswa mengenai isu-isu administrasi publik lintas negara.
Tidak hanya mahasiswa, para dosen UNDIL yang hadir dalam kegiatan ini juga memberikan apresiasi terhadap kedalaman materi yang disampaikan. Mereka mengakui bahwa sudut pandang yang dihadirkan oleh tim FISIP Unpatti memberikan wawasan baru dalam melihat praktik governance dan pelayanan publik di Indonesia, khususnya yang terkait dengan wilayah kepulauan. Para dosen UNDIL menilai kegiatan ini sangat relevan karena memberikan gambaran nyata mengenai bagaimana kebijakan publik dapat dikelola secara adaptif di wilayah dengan karakteristik geografis yang mirip dengan Timor Leste. Hal ini membuka peluang bagi kedua fakultas untuk terus bertukar pengalaman dan memperkuat kajian komparatif mengenai administrasi publik di Asia Tenggara.
Setelah sesi diskusi utama, kegiatan kuliah tamu ditutup dengan pertukaran cenderamata antara kedua fakultas sebagai simbol penguatan hubungan kelembagaan. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama serta dialog informal yang membahas peluang kolaborasi lanjutan. Dalam percakapan ini, kedua institusi sepakat untuk memperluas kerja sama melalui berbagai program akademik, termasuk penyelenggaraan seminar internasional, penelitian bersama, lokakarya tematik, serta kemungkinan pelaksanaan program pertukaran mahasiswa dan dosen di masa mendatang.
Kegiatan Kuliah Dosen Tamu FISIP Unpatti di Universitas Dili tidak hanya menjadi ajang pertukaran pengetahuan, tetapi juga menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan akademik antarnegara di kawasan Asia Tenggara. Melalui kegiatan ini, mahasiswa UNDIL memperoleh wawasan baru mengenai praktik administrasi publik di Indonesia, sementara FISIP Unpatti mendapatkan kesempatan untuk memperluas jejaring akademik serta berbagi pengalaman dalam tata kelola pemerintahan wilayah kepulauan. Kegiatan ini sekaligus memperkokoh posisi FISIP Unpatti sebagai institusi yang aktif mengembangkan kolaborasi internasional untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi, terutama dalam bidang ilmu sosial dan kebijakan publik.

More Stories
PERTEMUAN DAN TOUR KOTA DILI BERSAMA ALUMNI FISIP UNPATTI DARI TIMOR LASTE
PERTEMUAN DAN PENANDA-TANGANAN DOKUMEN KERJASAMA (MOU) dan PKS ANTARA UNIVERSITAS PATTIMURA DENGAN UNIVERSITAS NASIONAL TIMOR LASTE (UNTL) DAN PKS ANTARA FISIP UNIVERSITAS PATTIMURA AMBON DAN FISIPOL UNIVERSITAS NASIONAL TIMOR LASTE
KULIAH UMUM PROFESSOR FRIDUS – VRIDGE UNIVERSITEIT THE NETHERLANDS BAGI MAHASISWA FISIP UNPATTI